Hari Pers Nasional 2022, Sejarah dan Terbentuknya PWI

Hari Pers Nasional 2022
Hari Pers Nasional 2022

Insan pers Indonesia di tanggal 9 Februari 2022 merayakan Hari Pers Nasional. Hari ini bertepatan juga dengan hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dibentuk pada tahun 1946 di Surakarta. Melalui peringatan Hari Pers Nasional, diharapkan dapat memperkuat insan pers di Indonesia serta mampu meningkatkan kinerja jurnalistik dengan memberikan informasi yang sesuai data dan fakta.

Pers juga memiliki peran untuk menyampaikan informasi kepada khalayak agar selalu ter-update dengan situasi dan kondisi terkini. Selain itu, pers menjadi tonggak penting untuk melawan misinformasi yang ramai dan dapat memicu perpecahan yang terjadi melalui laporan jurnalistiknya yang tajam dan membela kepentingan rakyat.

Hari Pers Nasional 2022 dipusatkan di Sulawesi Tenggara

Peringatan Hari Pers Nasional 2022 sendiri dibuka di Pelataran Tugu Religi Eks MTQ Kota Kendari. Rangkaian acara HPN 2022 digelar sejak Minggu, 6 Februari 2022 hingga puncaknya pada tanggal 9 Februari 2022 yang akan dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Sedikitnya terdapat sekitar 40 rangkaian kegiatan yang melengkapi peringatan HPN 2022

HPN ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 5 Tahun 1985 dan ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985. Lantas tahukah kamu bagaimana sejarah dari terjadinya Hari Pers Nasional?

Simak penjelasan di bawah ini tentang Hari Pers Nasional yang dirangkum dari beberapa sumber.

Terbentuknya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Mengutip dari laman Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), PWI berdiri pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Tanggal tersebut juga disebut sebagai Hari Pers Nasional. 

Terbentuknya organisasi ini diharapkan dapat membentuk wartawan Indonesia yang tangguh untuk tampil sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dalam menentang kembalinya kolonialisme dan negara lain yang ingin meruntuhkan RI.

Organisasi PWI lahir mendahului SPS (Serikat Penerbit Suratkabar). Aspirasi perjuangan kewartawanan Indonesia yang melahirkan PWI juga yang melahirkan SPS, empat bulan kemudian yakni pada Juni 1946.

Lanjut, dikutip dari Merdeka. dalam sejarah pers Indonesia, sebenarnya Serikat Penerbit Suratkabar telah lahir sebelum tanggal 6 Juni 1946, tepatnya bersamaan dengan berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Surakarta pada 9 Februari 1946.

Pertemuan yang diselenggarakan di Sono Suka yang kini menjadi Monumen Pers, Surakarta itu dilakukan pada tanggal 9-10 Februari, yang mana melibatkan banyak tokoh pers pemimpin surat kabar, majalah, wartawan, dan para pejuang wartawan.

Pertemuan tersebut membahas banyak hal, salah satunya menyetujui pembentukan PWI yang diketuai oleh Mr. Sumanang Surjowinoto. Di bawah naungan Sumanang, PWI memiliki satu tujuan pasti, yaitu:

“Menghancurkan sisa-sisa kekuasaan Belanda, mengobarkan nyala revolusi, dengan mengobori semangat perlawanan seluruh rakyat terhadap bahaya penjajahan, menempa persatuan nasional, untuk keabadian kemerdekaan bangsa dan penegakan kedaulatan rakyat,” seperti dikutip dari Kumparan

Visi Misi PWI

PWI pun memiliki visi dan misi yang harus dipegang teguh semua wartawan agar apa yang akan diinformasikan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, dan berdasarkan fakta dan data.

VISI: Menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital.

MISI: Menjadikan PWI organisasi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital.

Ragam Media Massa di Indonesia

Indonesia saat ini memiliki lebih dari puluhan media massa. Mulai dari media televisi, media cetak, media radio, hingga media digital yang terbagi lagi menjadi media sosial, website, hingga podcast. 

Kemajuan teknologi membuat beberapa media massa harus beradaptasi. Media cetak kini mulai beralih ke media online maupun epaper atau emagazine. Begitu juga media elektronik seperti tv maupun radio yang kini memanfaatkan kanal digital.

Bintaro And Beyond Sebagai Media Baru Sektor Digital

Bintaro And Beyond dengan semangat baru sebagai media digital hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bintaro dan sekitarnya. Dengan informasi terkini dan ulasan berbagai tempat yang ada di wilayah Bintaro dan sekitarnya, diharapkan masyarakat Bintaro bisa memiliki direktori dalam menjelajah wilayah Bintaro.

Bintaro And Beyond dapat kamu lihat di platform Instagram dan Facebook @bintaroandbeyond, lalu ada juga di Twitter @bintarobeyond, dan hadir juga di Tiktok @bintaroandbeyond. Jangan lupa untuk registrasi di website Bintaroandbeyond.com, karena kamu akan mendapatkan banyak pengalaman terbaik mengakses informasi di sini.

Give a comment

You must logged in to give a comment.