Langkah Cegah GERD Kambuh Saat Puasa

Langkah Mencegah GERD Kambuh Saat Puasa
Langkah Cegah GERD Kambuh Saat Puasa

Bulan Ramadan sudah dekat, saatnya bagi umat Muslim untuk menjalankan kewajiban ibadah puasa. Menjalankan ibadah puasa kurang lebih 14 jam setiap harinya mungkin tidak menjadi masalah bagi orang yang sehat. Namun, bagi beberapa orang yang memiliki penyakit asam lambung seperti maag dan GERD (asam lambung yang naik ke kerongkongan) mungkin akan merasa cemas jika penyakitnya akan semakin parah atau kambuhan selama berpuasa, karena selain tidak dapat makan dan minum, mereka juga tidak dapat meminum obatnya untuk mencegah GERD. 

Pada penderita penyakit asam lambung, memang dianjurkan untuk tidak telat makan. Namun, itu bukan alasan untuk tidak melaksanan ibadah puasa. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa berpuasa memiliki dampak positif bagi kesehatan. Ketika kita berpuasa, gaya hidup dan pola makan kita menjadi lebih teratur. Keuntungan yang didapatkan saat kita berpuasa diantaranya menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh, serta meningkatkan sensitivitas hormon insulin yang baik untuk penderita diabetes mellitus (kencing manis). 

Puasa ternyata dapat meringankan penyakit asam lambung. Hal tersebut didukung oleh suatu penelitian di Indonesia yang menunjukkan orang yang memiliki GERD dan menjalani puasa mengaku keluhannya lebih ringan dibanding mereka yang tidak berpuasa. Gejala penyakit GERD dapat dicetuskan dan diperburuk oleh beberapa faktor seperti obesitas, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, asupan makanan dan minuman yang tidak sehat. Faktor-faktor ini dapat berubah ketika seseorang berpuasa selama bulan Ramadan. Misalnya, saat bulan Ramadan, seorang perokok akan mengurangi rokoknya selama berpuasa.

Mencegah GERD dengan langkah-langkah berikut:

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan bagi penderita maag dan GERD agar dapat berpuasa nyaman dan lancar selama bulan Ramadan:

Hindari terlambat sahur

Sahur sangat diperlukan bagi tubuh sebagai bekal nutrisi dan tenaga agar kita dapat beraktivitas lancar selama kurang lebih 14 jam berpuasa. Upayakan untuk tidak makan terlalu banyak karena dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan dapat memicu timbulnya keluhan pada lambung.

Jangan tunda buka puasa

Segeralah berbuka saat azan maghrib. Usahakan untuk berbuka puasa dengan porsi makanan yang sewajarnya, secara bertahap, dan tidak dalam jumlah besar dalam satu waktu. Makan secara bertahap dan mengunyah makanan dengan baik akan membuat kerja lambung tidak terlalu berat karena lambung membutuhkan ruang untuk mencerna makanan.

Pilih menu makanan yang bergizi dan bernutrisi

Asupan total kalori saat bulan puasa tetap sama dengan bulan lainnya. Pilihlah makanan sahur yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, dan oatmeal sebab makanan tersebut dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Jangan lupa untuk tetap tingkatkan asupan protein, sayur, dan buah-buahan. Jaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa. Air putih merupakan minuman yang tepat, paling sehat, dan aman untuk penderita asam lambung.

Jangan langsung tidur setelah makan

Berilah jeda waktu setelah Anda makan dan tidur. Lambung memerlukan waktu sekitar 2 hingga 4 jam untuk mencerna makanan yang masuk. Baik dalam kondisi berpuasa maupun tidak, risiko terjadinya GERD meningkat pada seseorang yang langsung tidur setelah makan.

Hindari stres dan kendalikan emosi

Mengendalikan emosi juga dapat menurunkan risiko muncul dan kambuhnya penyakit maag dan GERD. Karena ketika Anda stres dan sedang emosi, Anda menjadi lebih sensitif terhadap nyeri yang diakibatkan oleh meningkatnya asam lambung. Anda dapat melakukan beberapa teknik relaksasi untuk mengendalikan stress dan emosi serta tidur yang cukup 6-8 jam per hari agar tubuh Anda dapat beristirahat maksimal.

Minum obat sesuai anjuran dokter

Jangan lupa untuk mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter apabila Anda sedang menjalani pengobatan. Konsultasikan waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat tersebut selama bulan puasa. Bila keluhan masih saja muncul meski telah menerapkan tips puasa yang dijelaskan di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Nah, bagaimana Bintarians? Sangat mudah kan cara untuk mencegah datangnya GERD saat menjalankan ibadah puasa. Semoga langkah-langkah cegah GERD kambuh saat menjalankan ibadah puasa ini bermanfaat ya, dan untuk Bintarians yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, selamat dan selalu semangat!

Give a comment

You must logged in to give a comment.