Lebih Dekat dengan Bintaro bersama Bintaro Bicycles Community

Bintaro Bicycles Community (B2C)

Bagi sebagian orang, Rabu pagi mungkin sedang jenuh-jenuhnya mempersiapkan diri untuk menjalani hiruk pikuk tengah pekan, atau bahasa kerennya, midweek madness. Namun, tidak demikian bagi para pehobi sepeda dari komunitas pesepeda Bintaro atau Bintaro Bicycles Community (B2C). Komunitas sepeda ini memiliki jadwal rutin untuk “kopi darat” dan bersepeda di hari Rabu. Kegiatan yang sudah dijalani selama hampir dua tahun.

Pada Rabu, 3 November 2021 lalu, tim Bintaro and Beyond berkesempatan untuk menyambangi mereka yang sedang berkumpul di checkpoint. Tepatnya di salah satu gerai Hamburger di sektor 9 Bintaro. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk mengusir penat di tengah pekan, kami langsung mengiyakan ajakan untuk nongkrong dan gowes di Bintaro bareng dengan B2C.

Saat itu, kami diajak berkeliling Bintaro sembari menyapa warga sekitar dan mengenal kawasan itu lebih dekat. Dari perjalanan tersebut, kami sadari bahwa ternyata banyak hal sebetulnya nyata di sekitar, namun hanya bisa dilihat dan dirasa dengan cara ketika bersepeda. Ah, senangnya. 

Terbentuknya Bintaro Bicycles Community

Berdiri di 2020, Anggota B2C Kini Mencapai 40 Orang

B2C dibentuk atas visi yang sama, untuk mencari senang, mencari sehat, mencari teman untuk gowes bareng, dan kuliner! Berangkat dari situ, empat orang pendiri B2C sepakat membentuk komunitas ini pada bulan Februari 2021. Persis di saat pandemi Covid-19 belum ketuk palu dan masih mengintip-intip untuk masuk ke Indonesia. Pemilihan olahraga ini ternyata berarti amat sangat cocok di kala pandemi seperti ini. Menyehatkan, berjauhan, dan dilakukan di luar ruangan. Sempurna.

Waktu berlalu, kini mendekati ulang tahun ke duanya, B2C memiliki kurang lebih 40 anggota tetap yang datang dari mayoritas adalah warga Bintaro, tapi ada juga warga BSD, Alam Sutera, Pondok Indah dan sekitarnya. B2C sendiri memiliki jadwal gowes rutin. Jika Rabu menjadi jadwal rutin untuk berwisata, Sabtu adalah saatnya melatih ketahanan alias endurance. Tiba hari Minggu, tentunya waktu untuk bersepeda santai bersama keluarga.

Dengan jadwal yang ada, aktivitas rutin B2C mampu mengakomodasi berbagai jenis pesepeda dari beragam usia. Oleh karena itu, aktivitas gowes tidak hanya bisa dinikmati segelintir kelompok saja. Rute B2C saat berkeliling pun beragam, namun umumnya, rute yang mereka tempuh disebut tujuh jembatan di mana B2C akan berkeliling Bintaro hingga blusukan ke gang-gang sekitar. 

Di sela-sela momen blusukan itu, B2C kerap menggunakan waktu berhenti untuk beristirahat dan mengambil foto. TIdak heran, spot foto di Bintaro memang banyak yang keren untuk digunakan sebagai latar foto bersama. Karena itu pula, spot foto yang digunakan berpindah-pindah. Namun yang pasti adalah berhenti untuk nongkrong di pasar segar. Maklum, banyak makanan enak menanti untuk dicicipi.

Bersepeda di Bintaro

Bintaro memang bukan tempat asing bagi para pecinta olahraga sepeda. Penasaran? Coba ke kawasan bulevar Bintaro pada Sabtu atau Minggu pagi. Tak perlu kaget bila Bintarians menemui berbagai jenis pesepeda, bermacam-macam jenis sepeda dari segala usia. Memang seseru itu di gowes di Bintaro, tuh. Bengkel serta toko sepeda juga banyak. Tidak melulu mesti Bintaro, melipir sedikit ke BSD juga Bintarians bakal menemukan bengkel sepeda yang mumpuni. 

Gowes Bareng dengan Tertib

Riuhnya pesepeda di hari-hari tertentu membuat pesepeda harus fokus dan berhati-hati terutama karena mesti berbagi jalan dengan pengendara kendaraan bermotor lainnya yang berkecepatan lebih tinggi. Oleh sebab itu, kamu akan akrab dengan kon lalu lintas yang didirikan sebagai pembatas antara jalur sepeda dengan jalan raya. Tujuannya adalah agar pesepeda tidak terlalu ke tengah jalan dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Awas Cone!”

Makanya, tips dari para goweser di B2C ketika bersepeda di Bintaro adalah, ”awas cone!” 

Give a comment

You must logged in to give a comment.